Di penghujung tahun 2009 ini, saya terusik untuk mengguratkan pikiran dan perasaan saya di halaman ini. Namun toh saya tetap tak mampu menata kata sebanyak yang bersarang lama. Mau mengumpat takut diadukan, entah oleh siapa. Mau bermanis-manis kata, tapi takut dibilang sok suci. Ah, repot. Atau, barangkali ribet. Apa bedanya? Keduanya sama-sama lahir dari susahnya mengurai pikiran dan perasaan.
Sebentar lagi, kita menghadapi tahun baru 2010, setelah beberapa hari lalu kita memasuki tahun baru hijriah 1431. Konon itulah waktu yang tepat untuk bermuhasabah, menghitung dan menaksir apa saja yang telah kita perbuat, entah untuk siapa, setahun lamanya. Mungkin mirip Laporan Akhir Tahun. Tapi untuk dilaporkan ke siapa? Entahlah, lagi-lagi aku tak tahu… kubiarkan saja kata-kata itu mencari barisannya hingga akhirnya (kalo memang ada akhir) menjadi enak dibaca dan perlu (ini bukan iklan)… Selamat Tahun Baru!

Advertisements